Sebenarnya, semua orang memiliki kesempatan membuat undangan pernikahan dengan nama masing-masing. Akan tetapi, pernahkan kamu berpikir soal sejarah undangan yang pada dasarnya khusus untuk pernikahan? Kira-kira, apakah undangan di zaman dulu tampak berbeda dengan undangan di masa sekarang? Oleh karena itu, kamu harus membaca artikel ini.
Memahami Sejarah Undangan Pernikahan
Dalam KBBI, undangan merupakan perbuatan atau cara untuk mengundang orang-orang ke acara tertentu. Dengan demikian, undangan tidak sekadar berbentuk cetak, melainkan juga berbentuk digital dan video. Bahkan, orang-orang juga membuat undangan secara lisan, baik untuk personal atau masyarakat umum.
1. Undangan Awalnya Mengandalkan Suara
Sebelum perkembangan teknologi, ternyata masyarakat mengabarkan tanggal dan tempat pernikahan melalui suara. Berdasarkan catatan, orang-orang Eropa menyewa seorang town crier untuk mengumumkan acara pernikahan. Meski demikian, kamu tetap dapat membuat undangan lisan di masa sekarang, sebab esensi undangan adalah berbagi kegembiraan.
2. Dipengaruhi Mesin Cetak
Undangan pernikahan awalnya populer di kalangan bangsawan. Sedangkan, orang yang bertanggung jawab memulai sejarah undangan cetak adalah Johannes Gutenberg. Pasalnya pada abad ke-14, Johanes menemukan mesin printing press atau mesin cetak portable. Kemudian, eksistensi undangan terus meningkat, terutama saat mesin cetak berkembang di abad 16.
Akan tetapi di masa ini, proses produksi undangan tergolong rumit, khususnya hingga Alois Senefelder menemukan lithography pada abad 18. Dalam praktiknya, lithography berperan memproduksi tinta dengan presisi tinggi, termasuk untuk membuat undangan tanpa membutuhkan ukiran. Sejak saat itu, undangan mulai populer di dunia.
3. Mulai Menjadi Etika Sosial
Tahukah kamu undangan termasuk etika sosial di abad 18? Hal ini bukan tanpa alasan, sebab membaca dan menulis adalah karakter orang-orang terpelajar. Oleh karena itu, undangan cetak mutlak di masyarakat, khususnya krusial untuk status sosial. Sampai sekarang, undangan tertulis juga menawarkan hal sakral dibandingkan undangan lisan. Demikian sejarah undangan yang harus kamu tahu. Di sini, dapat dipahami bahwa terdapat transformasi undangan pernikahan, yakni dari undangan lisan ke tulisan. Akan tetapi, keduanya tetap sama-sama bertujuan memberi informasi dan mengajak orang-orang menghadiri pernikahan.